Skip to content

ketika parkiran kampus yang rumit

October 3, 2012

pagi hari adalah saatnya memulai segala aktifitas dengan penuh semangat. udara terasa segar dan menyejukkan. tapi hal ini akan hilang setelah sampai kampus yang mahasiswanya yang begitu banyak. Tidak dipungkiri memang semua mahasiswa membutuhkan tempat yang aman , nyaman, dan bebas dari yang namanya lecet sedikitpun. Karena bagaimanapun, mereka seharusnya saling menjaga antar sesama motor pengendara. Dulu, ketika hari masih pagi memang kita dengan luasa parkir bisa seenaknya, akan tetapi masih harus sesuai jalur yaa…bukan berarti bebas sembarang. Ketika pagi masih banyak yang kosong untuk memarkirkan kendaraan. Akan tetapi hal ini akan berbanding terbalik ketika hari sudah mulai siang, sekitar jam 9 saja, kapasitas parkiran terkadang melebihi batas. Seperti foto berikut :

Image

Parkiran kampus D margonda, depok

Hal ini memang sudah tidak asing lagi untuk semua kalangan mahasiswa. Mereka sampai ada yang tidak sengaja meleceti salah satu motor pengendara karena kepepet akibat dari parkiran yang sangat sempit. Akan tetapi saat ini pihak kampus sepertinya sedang memperluas tempat parkiran ini, tapi hal ini masih terlihat minim karena parkiran yang dibuat jauh dari maksimal, sebab apa ? parkiran yang disediakan tidak adanya fasilitas atap diatasnya, sehingga jika hujan turun, motor pengendara akan kehujanan, seperti helm, ataupun jaket yang disimpan diluar. Untuk saran saja, sebaiknya pihak kampus segera mambangun parkiran tersebut agar mahasiswanya pun nyaman dan merasa aman terhadap kendaraannya. Sebagai contoh, saya selaku mahasiswa gunadarma ingin mengajukan pendapat bahwa tempat parkiran yang menyenangkan adalah kampus E, kelapa dua, sebab parkirannya dibuat bertingkat dan ada atap diatasnya. Dengan demikian, motor pun akan aman dari hujan ataupun matahari yang terlalu terik yang dapat memudarkan warna cat motor jika terlalu lama terjemur. Parkiran kampus E merupakan salah satu parkiran yang menyenangkan, walaupun memang terkadang jika penuh pun sama saja. Seperti foto demikian :

 Image

Parkiran kampus E, kelapa dua

Menurut saya, Solusi untuk mengatasi parkir motor yang penuh mungkin dengan adanya tambahan lahan untuk parkir, Atau  alternatif membuat sebuah parkir basement di bawah parkiran mobil untuk parkiran darurat saja, tidak parkir yang menyebabkan mengambil banyak lahan contohnya parkirlah motor dengan standart 2 karena jika hanya menggunakan standart 1 banyak sekali lahan yang terpakai, karena jika menggunakan standard 1 terkadang terkesan “ngabisin tempat” untuk pengendara lain. Akan sangat lumayan jika sudah darurat ataupun telat, masih ada setidaknya lahan untuk 1 motor saja. Walaupun nyelip tapi masih layak untuk dijadikan parkir dibanding mengguanakn standard 1.  ataupun bila rumahnya dekat sekitaran kampus bisa menggunakan sepeda ke kampus, dan bila yang rumahnya jauh bisa menggunakan alat transportasi umum untuk mengurangi kepadatan di area parkir kampus. Akan tetapi, saat ini sangatlah jarang mahasiswa ke kampus dengan sepeda. Walaupun memang ada sebgaian dari mereka. Paling hanya beberapa persen saja. Oleh karenananya, semoga parkiran kampus gunadarma dapat dibangun lebih inovatif agar pemilik kendaraan dapat parkir dengan nyaman tentunya juga aman. Semoga kritik dan saran ini dapat membangun. Terima kasih.

Wanty Zahara

18610456

3 SA 03

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: